Rabu, 06 Januari 2010

sculpture

Patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni. Orang yang menciptakan patung disebut pematung. Tujuan penciptaan patung adalah untuk menghasilkan karya seni yang dapat bertahan selama mungkin. Karenanya, patung biasanya dibuat dengan menggunakan bahan yang tahan lama dan sering kali mahal, terutama dari perunggu dan batu seperti marmer, kapur, dan granit. Kadang, walaupun sangat jarang, digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading. Bahan yang lebih umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan yang lebih luar, termasuk kayu, keramik, dan logam.
Dimasa lalu patung dijadikan sebagai berhala, simbol Tuhan atau Dewa yang disembah. Tapi seiring dengan makin rasionalnya cara berfikir manusia, maka patung tidak lagi dijadikan berhala melainkan hanya sebagai karya seni belaka. Fenomena pemberhalaan patung ini terjadi pada agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan yang politheisme seperti terjadi di Arab sebelum munculnya agama samawi. Lihat juga arca. Mungkin juga dalam Hindu kuno di India dan Nusantara, dalam agama Buddha di Asia, Konghucu, kepercayaan bangsa Mesir kuno dan bangsa Yunani kuno.

BAHAN SCULPTURE SEPANJANG SEJARAH

Pematung umumnya berusaha untuk menghasilkan karya seni yang adalah sebagai permanen mungkin, bekerja di tahan lama dan sering kali bahan-bahan mahal seperti perunggu dan batu: marmer, kapur, porphyry, dan granit. Lebih jarang, bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading chryselephantine digunakan untuk bekerja. Lebih umum dan lebih murah digunakan untuk bahan patung untuk konsumsi yang lebih luas, termasuk kaca, kayu keras (seperti ek, box / kotak kayu, dan jeruk nipis / limau); terakota dan keramik, dan logam cor seperti timah, dan seng (spelter).
Patung sering dicat, tetapi umumnya kehilangan cat ke waktu, atau restorasi. Banyak teknik melukis yang berbeda telah digunakan dalam pembuatan patung, termasuk tempera, [lukisan cat minyak], penyepuhan, rumah cat, aerosol, enamel dan Sandblasting.
Banyak pemahat mencari cara baru dan bahan-bahan untuk membuat seni. Jim Gary menggunakan kaca patri dan suku cadang kendaraan bermotor, alat-alat, bagian mesin, dan hardware. Salah satu Pablo Picasso patung paling terkenal termasuk bagian-bagian sepeda. Alexander Calder dan modernis lainnya spektakuler dibuat menggunakan baja dicat. Sejak tahun 1960-an, akrilik dan plastik lainnya telah digunakan juga. Andy Goldsworthy membuat-Nya fana luar biasa patung dari bahan-bahan alami hampir seluruhnya pengaturan alam. Beberapa patung, seperti patung es, pasir patung, dan gas patung, sengaja berumur pendek.
Pematung sering membangun karya-karya awal kecil yang disebut fana maquettes dari bahan-bahan seperti plester dari Paris, lilin, tanah liat, atau plastik, seperti Alfred Gilbert lakukan untuk 'Eros' di Piccadilly Circus, London. Dalam Retroarchaeology, bahan ini umumnya produk akhir.
Pematung kadang-kadang menggunakan benda-benda yang ditemukan.

Arsitektur Kutub


Igloo adalah rumah atau tempat tinggal sementara, berbentuk kubah dan dibangun dari balok-balok salju. Walaupun igloo identik dengan tempat tinggal orang Inuit, igloo banyak dibangun orang Kanada yang tinggal di Arktik tengah dan wilayah Thule di Greenland. Salju juga digunakan sebagian orang Inuit untuk melapisi rumah yang dibangun dari tulang ikan paus dan kulit hewan. Salju cocok digunakan sebagai Insulator (bahan penyekat) dari cuaca dingin. Suhu ruangan di dalam igloo jauh lebih hangat, dan memungkinkan manusia untuk hidup walaupun suhu di luar bisa mencapai -46°C.

Jenis Igloo

Iglo terdiri dari 3 jenis yang dibedakan menurut besar ruangan dan kegunaan:

* Igloo tipe kecil untuk tempat berlindung sementara (semalam atau dua malam) yang sering dibangun pemburu sewaktu berburu di padang atau lautan es.
* Igloo semipermanen berukuran sedang untuk tempat tinggal keluarga. Di dalamnya hanya terdiri dari 1 ruangan yang bisa ditinggali bersama oleh 2 keluarga. Sejumlah igloo semipermanen di suatu daerah membentuk permukiman "desa orang Inuit".
* Igloo berukuran besar yang dibuat untuk kesempatan khusus. Dibangun dari igloo berukuran lebih kecil yang dirombak agar menjadi lebih besar, tapi bisa juga merupakan bangunan baru. Di dalam igloo berukuran besar terdapat 5 ruangan dan dapat menampung sampai 20 orang. Igloo berukuran besar bisa juga dibangun dari beberapa igloo berukuran kecil yang dihubungkan dengan terowongan, sehingga hanya ada satu jalan masuk untuk beberapa igloo. Di dalam igloo berukuran besar bisa diadakan pesta bersama, dansa tradisional ( musik Inuit dan Kattajaq).

Cara pembuatan Igloo

Salju yang mengeras akibat terpaan angin cocok untuk membangun igloo, karena terpaan angin membuat kristal es menjadi saling berpaut. Salju menjadi keras tapi masih cukup lunak untuk dipotong. Blok-blok salju dipotong dan disusun sebagai dinding. Lubang bekas galian salju dijadikan ruangan depan di dekat pintu masuk. Bagian dalam yang lebih tinggi dijadikan ruang keluarga dan ruang tidur. Terowongan kecil sering dibangun di depan pintu masuk, agar angin dari luar tidak langsung masuk ke dalam dan kehangatan dari dalam tidak lari ke luar sewaktu pintu dibuka. Salju merupakan bahan pelapis yang baik, sehingga ruangan di dalam igloo bisa dijadikan tempat tinggal yang hangat dan nyaman. Satu atau dua balok es pada dinding perlu dilepas untuk membuat jendela dan ventilasi agar ruangan dalam igloo tidak gelap ketika pintu dari balok salju ditutup.

Igloo merupakan konstruksi kubah yang unik, karena dibangun dari balok-balok yang saling menopang satu sama lainnya tanpa menggunakan struktur rangka. Bila dibangun dengan benar, bagian atap kubah igloo sanggup menahan berat satu orang yang berdiri di atasnya. Panas dari lampu tradisional Inuit yang disebut qulliq bisa melumerkan es pada bagian dalam igloo, tapi bagian es yang mencair bisa segera beku kembali dan membentuk lembaran es baru yang menambah kekuatan bangunan igloo.

Ruang tidur terletak di bagian dalam rumah yang lebih tinggi daripada ruangan yang ada di dekat pintu masuk. Bagian dalam igloo yang lebih rendah merupakan ruangan tempat udara dingin berkumpul, karena udara dingin yang mempunyai berat jenis tinggi mengalir ke bawah. Sebaliknya, udara panas yang mempunyai berat jenis rendah mengalir ke atas, sehingga ruang tidur tetap hangat bila dipasang pemanas, lampu, atau tidur dengan hanya memakai selimut.

Green Building



Green building adalah bangunan yang bersimbiosis dengan lingkungan. Green building akan mencegah terjadinya pemanasan yang global yang sedang menjadi pembicaraan di setiap penjuru dunia.
Green building dapat memberi banyak manfaat bagi lingkungan antara lain; dapat membuat lingkunan hijau walaupun lahan terbatas, menghasilkan banyak oksigen untuk makhluk hidup lain di sekitarnya, menbuat lingkungan menjadi asri dan menyejukan mata.

bangunan tahan gempa



Dome……
Bangunan ini di desain berbentuk setengah lingkaran untuk dapat meredam getaran di saat gempa.
Bangunan sederhana yang unik ini aman saat gempa datang, walaupun bentuk ini terasa asing dilihat karena di Indonesia bangunan berbentuk seperti ini belum banyak digunakan.













Ini adalah struktur bangunan yang dapat memperkuat bangunan untuk menunjang keadaan gempa yang pada akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia.

Bangunan Unik



Bangunan yang beride-dasar dari kupu-kupu ini memiliki nilai estetika dan dapat menjadi vocal-point di lingkungannya saat malam hari.













Bangunan ini memiliki irama yang dinamis yang menghasilkan bayangan yang unik saat di sinari oleh matahari.

Arsitektur perkantoran

Gedung Keranjang (Amerika Serikat)
Idenya berasal dari Dave Longaberger, yang merupakan pendiri The Longaberger Company, yang akhirnya diwujudkan dalam bentuk keranjang raksasa dan digunakan sebagai kantor dari perusahaan tersebut. Menurut Dave ini merupakan ide terbaiknya dan percaya dengan hadirnya bangunan ini kinerja perusahaan akan semakin baik. ‘Keranjang’ ini mulai digunakan pada 17 Desember 1997 sebagai Home Office dari The Longaberger Company.